Kamu mungkin pernah mendengar kisah Nabi Musa membelah laut Merah ketika memimpin bangsa Israel kabur dari kejaran tentara Mesir. Penasaran seperti apa laut terbelah?
Ternyata fenomena ini juga bisa disaksikan dijaman ini loh. Gak perlu jauh-jauh juga, fenomena laut terbelah ini bisa dilihat di Indonesia, tepatnya di Pantai Lariti. Dimana itu? Check out this one
ü Lokasi Pantai Lariti
Pantai Lariti terletak di Desa Soro, Kecamatan Lambu Sape, Nusa
Tenggara Barat. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Sape. Pelabuhan
yang menghubungkan Pulau Sumbawa dengan Labuan Bajo, Flores, NTT. Jika ditempuh
dari Sape, jarak Pantai Lariti hanya sekitar 15 menit berkendara. Jika ditempuh
dari kota Bima, Pantai Lariti bisa kamu capai dalam waktu 1 jam berkendara.
ü Waktu Kunjung Terbaik
Fenomena laut terbelah ini bisa kamu saksikan sekitar pukul 16.00-18.00 WITA dan 03.00-07.00 WITA. Pada waktu-waktu ini air laut akan surut. Istimewanya, dipantai ini kamu bisa menyaksikan kemunculan beberapa bagian pasir pantai yang sebelumnya terendam air laut. Pasir tersebut membentuk jalan setapak yang membelah laut.
Jalan setapak yang terbentuk berjarak sekitar 20 meter dan berakhir di kaki pulau Kecil yang di seberang pantai. Jadi di waktu-waktu diatas, kamu dan para pengunjung lainnya bisa mengunjungi pulau tersebut hanya dengan berjalan kaki. Selain waktu tersebut, air laut akan kembali menutupi pasir. Jadi kamu perlu menaiki perahu untuk menuju pulau.
ü Fasilitas
Mungkin terdengar seram, berjalan ditengah laut padahal kamu tidak
bisa berenang. Tapi jangan kawatir, waktunya cukup; asal kamu tidak ketiduran
di pulau. :p Lagipula terdapat pengelola pantai yang berjaga disekitar pantai,
lengkap dengan sampan yang siap sedia menolong jika dibutuhkan.
Di Pantai ini juga tersedia gazebo dan jajaran warung makan yang tertata rapi di pinggir pantai. Warung-warung tersebut menjual berbagai makanan dan minuman, termasuk seafood tentunya. Jadi tidak perlu kuatir jika kamu lapar. Kamu bisa menikmati suasana pantai sambal menikmati olahan seafood yang khas.
ü TicketingUntuk memasuki Kawasan pantai Lariti, kamu diwajibkan membayar tiket
10 ribu rupiah. Jika kamu cukup berani, kamu bisa menyusuri jalan setapak yang
terbentuk dari pasir. Berjalan ditengah laut, menuju pulau kecil di sebrangnya.
Untuk masuk ke Pulaunya, kamu dikenakan tiket lagi sebesar 5 ribu rupiah.
ü Transportasi
Untuk transportasi umum, kamu bisa menggunakan jasa Ojeg yang banyak ditemukan di Pelabuhan Sape. Tarifnya sekitar 25 ribu rupiah sekali jalan. Jika dari Bima, kamu bisa menggunakan jasa Bis umum dari terminal Bima menuju Pelabuhan Sape, dengan tarif 30 ribu per orang. Dilanjutkan dengan menaiki ojeg dari Pelabuhan Sape.
Namun jika tidak membawa kendaraan sendiri, penulis sarankan untuk menyewa mobil atau motor saja. Dengan demikian kamu akan lebih leluasa untuk menikmati perjalanan, menentukan rute dan bebas berhenti untuk foto-foto. Pasalnya kamu juga akan disuguhi bentang alam yang cantik sepanjang perjalanan menuju pantai Lariti.
ü Akhir Kata
Umumnya sore hari diakhir pekan, pantai ini akan dipadati para pengunjung. Jika ingin lbih menikmati pantai yang sepi, kamu bisa mengunjunginya di pagi hari. Kamu di perbolehkan untuk mendirikan tenda di pantai ini. Jika berkemah, selain bisa menyaksikan fenomena laut terbelah, kamu juga bisa akan menikmati keindahan sunrise di pantai ini.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar